:: KEINDAHAN ALAM EKSOTIS SWISS

Swiss dikenal sebagai Tanah Alpen. Berbatasan dengan Perancis, Jerman, Italia dan Austria, Swiss memberikan pandangan paling menakjubkan panorama Pegunungan Alpen. Meskipun kecil, juga merupakan salah satu negara terkaya di dunia, tidak mengherankan banyak wisatawan berliburan Swiss.

Sebagai negara pegunungan, lebih dari separuh wilayah Swiss berada di ketinggian 1.200 meter. Hal ini yang kemudian menyebabkan Swiss terkenal dengan wisata gunungnya dan sekitar 60 persen kegiatan wisata terdapat di Pegunungan Alpen. Swiss memang terkenal dengan wisata gunung dan bisnis perbankan, selain produk jam tangan mewah dan pisau lipat yang berkualitas dan mahal. Swiss watch, produk kebanggaan masyarakat yang merupakan simbol informasi ketepatan waktu, teknologi dan seni yang berkualitas tinggi.

Perjalanan dengan tiket Eurorail bisa anda lakukan sejak pagi hari dari Belanda melalui Luxemburg dan singgah seharian menikmati festival tradisi kuno zaman Medieval yang sedang dilaksanakan di kawasan Kota Lama. Perjalanan dilanjutkan menuju Swiss menggunakan kereta dini hari dengan fasilitas sleeperette untuk tidur. Transportasi publik di Swiss yang paling nyaman dan tepat waktu adalah kereta bertenaga listrik. Ketepatan jadwal kereta jadi ciri khas kualitas pelayanan yang dikenal dengan istilah “It is like a Swiss watch!” Informasi pariwisata tersedia di tiap tempat strategis seperti stasiun secara detil, lengkap dan akurat, termasuk jadwal dan harga serta variasi kelas pelayanan. Setiap informasi didesain dengan menarik, plus peta dan gambar lansekap yang menunjukkan secara jelas informasi lokasi dan jenis sarana transportasi yang digunakan. Bagi wisatawan yang baru pertama kali ke Swiss, pilihan daerah tujuan wisata amat tergantung pada informasi yang diperoleh.

Keindahan Alam Swiss
Swiss memiliki ratusan danau yang terbentuk secara alamiah oleh pegunungan lipatan dan proses gletser. Banyak kota penting terletak di tepi danau, seperti Zurich, Geneva, Nauchbtel, Montreaux, Lausanne dan Lucerne. Hiking atau berjalan melalui perdesaan dan perbukitan Pegunungan Alpen merupakan kegiatan wisata olahraga yang paling populer. Paling tidak ada 50.000 jalur jalan setapak yang merupakan jaringan yang dilengkapi dengan informasi peta dan petunjuk jalan warna kuning yang jelas. Petunjuk jalan ini memuat informasi mengenai arah tujuan, jarak tempuh, waktu tempuh dan ketinggian. Restoran dan hotel bertebaran di berbagai sudut pedesaan dan pinggir Pegunungan Alpen dengan aneka kualitas dan kelas, mulai bintang lima hingga gubug petani strawhuis.

Tiap kota memiliki keuikan tersendiri sebagai tujuan wisata, seperti Zermatt dan Saas-Fee yang hanya berjarak 12 kilometer saja. Zermat menawarkan paket wisata musim panas dan musim dingin dengan olahraga ski di sekitar Klein Matterhorn setinggi 3.800 meter menggunakan kereta gantung, maka Saas-Fee menawarkan paket menawan menggunakan kereta Metro Alpen.
Seandainya saja Zermatt tidak memiliki panorama puncak gunung Matterhorn yang mengerucut dan unik seperti tanduk, pastilah Saas-Fee menjadi pesaing berat sebagai tujuan wisata karena memiliki panorama puncak Dom dan Monte Rosa yang tertinggi di Swiss.

Terdapat beberapa wilayah yang menampilkan lanskap tak kalah indah. Grinderwald yang menjadi basis stasiun kereta bergerigi menuju Jungfraujoch, Murren yang merupakan desa terakhir yang menjadi terminal kereta gantung menuju Schilthorn. Di Jungfraujoch terdapat Sphink laboratorium riset meteorologi, di wilayah Schilthorn anda disajikan panorama 360 derajat atau pemandangan Alpen dengan puncak-puncaknya yang berjumlah lebih dari 200 buah, mulai dari the Bernse Alps sampai the Mont Blanc di Perancis di sekeliling anda.

Geneva, kota internasional yang terletak di tepian danau Lac Liman, memiliki Mont Blanc yang merupakan puncak Alpen setinggi 4.807 meter. Puncak Mont Blanc sebenarnya terletak di luar wilayah Swiss, tepatnya di atas kota kecil Chamonix di wilayah perbatasan Perancis dan Italia. Panorama puncak Mont Blanc amat memang menawan jika anda memandangnya dari Geneva, sehingga menjadi nama banyak restoran, hotel, kapal pesiar. Di wilayah inilah banyak orang kaya dari berbagai penjuru dunia menikmati kemewahan hidup di antara air danau yang landai dan puncak gunung bersalju yang menjulang. (Selengkapanya pada edisi Desember 2010)

 

: PUBLISHED by PT CIPTA KOMUNIKA MEDIA ::

EDITORIAL NEWS:
:: New Armada Menjadi Karoseri Mitra Bagi ATPM
:: CSR Mandiri, Membangun Negeri Tanpa Henti
:: PTBA Tingkatkan Kapasitas Produksi Batubara
:: SNI Untuk Tingkatkan Daya Saing
:: Smart Green City Planing Untuk Masa Depan
:: Honda CRV Tratas Dikelas SUV
:: Keindahan Alam Swiss
:: Agni Pratistha Jadi Journalist